ROKAN HULU – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF memulai kegiatan penanganan permukiman kumuh melalui pembangunan baru dan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kawasan Danau Dipo Boncah Balong, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Rabu (21/10/2026) siang.
Kegiatan yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM, tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, aman, dan nyaman.
Dalam program kolaborasi tersebut, sebanyak 34 unit rumah mendapatkan bantuan, terdiri atas 9 unit pembangunan rumah baru dan 25 unit peningkatan kualitas atau perbaikan rumah bagi masyarakat di Kelurahan Kepenuhan Tengah.
Program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, dan PT SMF dalam mendukung penanganan kawasan permukiman kumuh serta penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Ir. Fitrah Nur, M.Si, dalam arahannya melalui sambungan Zoom menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atas kolaborasi dalam pelaksanaan program pembangunan dan peningkatan kualitas rumah masyarakat tersebut.
Ia menyebutkan, dukungan melalui pemanfaatan alokasi dana bina lingkungan PT SMF merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendukung program pemerintah dalam menangani kawasan permukiman kumuh sekaligus menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman.
“Kami dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu serta PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). Sinergi dan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk penanganan kawasan permukiman kumuh serta penyediaan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Fitrah juga menjelaskan bahwa kerja sama PT SMF dalam program sejenis telah dilaksanakan di sejumlah daerah, termasuk Prabumulih dan Kalimantan Selatan, sebelum berlanjut ke Kabupaten Rokan Hulu.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar upaya peningkatan kualitas permukiman dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM, menyampaikan bahwa pembangunan dan perbaikan RTLH bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Kementerian PKP RI dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), atas perhatian dan dukungannya bagi masyarakat yang ada di Negeri Seribu Suluk ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan, rumah yang layak merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, program pembangunan baru dan peningkatan kualitas rumah diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat untuk tinggal di lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bermartabat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PT SMF, penanganan permukiman di kawasan Danau Dipo Boncah Balong diharapkan tidak hanya berfokus pada perbaikan kondisi bangunan, tetapi juga mendorong penataan lingkungan yang lebih baik.
Syafaruddin Poti menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk menangani 34 unit rumah, yang terdiri atas 9 unit pembangunan baru dan 25 unit peningkatan kualitas atau perbaikan rumah.
Selain meningkatkan kualitas tempat tinggal, penataan kawasan Danau Dipo Boncah Balong juga diharapkan mampu mendukung pengembangan potensi wisata air, penyediaan ruang publik, serta pelestarian budaya Melayu Kepenuhan.
Menurut Syafaruddin, pengembangan kawasan secara terpadu berpotensi menjadikan lingkungan tersebut sebagai salah satu kebanggaan masyarakat sekaligus membuka peluang manfaat ekonomi bagi warga, sesuai dengan perencanaan pembangunan daerah.
Ia juga mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Rokan Hulu untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Mari kita bangun kepedulian bersama, karena meningkatkan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab kita semua,” ajaknya.
Kepada BKM Berwarna, perangkat daerah terkait, dan seluruh pelaksana kegiatan, Wakil Bupati berpesan agar pekerjaan dilaksanakan secara bertanggung jawab, tepat waktu, tepat mutu, serta sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Sementara itu, masyarakat penerima manfaat juga diharapkan menjaga dan merawat rumah yang dibangun maupun diperbaiki, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian kawasan Danau Dipo Boncah Balong.
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari apa yang selesai dibangun, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan dan dijaga oleh masyarakat,” tegasnya.
Kebahagiaan atas dimulainya program pembangunan dan perbaikan RTLH turut dirasakan masyarakat penerima manfaat. Salah seorang warga, Desma Yanti, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian serta bantuan kepada masyarakat.
“Atas nama penerima manfaat pembangunan dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan rumah yang lebih layak bagi kami,” ujarnya.
Menurut Desma Yanti, bantuan tersebut bukan hanya menyangkut perbaikan bangunan, melainkan juga memberikan harapan baru bagi keluarganya untuk menempati rumah yang lebih aman, nyaman, dan sehat.
Ia berharap program serupa dapat terus dilanjutkan sehingga semakin banyak keluarga yang membutuhkan dapat merasakan manfaat pembangunan dan perbaikan rumah.
“Kami berjanji akan menjaga dan merawat rumah yang telah dibangun atau diperbaiki ini dengan sebaik-baiknya. Sekali lagi, terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat kecil seperti kami. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hulu,” tuturnya.
Kegiatan peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, SH, anggota DPRD Rohul Muhammad Ilham, SP, MM, Camat Kepenuhan Gustia Hendri, S.Sos, M.Si, serta sejumlah camat dari wilayah lain, yakni Camat Kepenuhan Hulu, Camat Bonai Darussalam, dan Camat Rambah Hilir.
Hadir pula perwakilan Kapolsek Kepenuhan, perwakilan Danramil Kepenuhan, rombongan Wakil Bupati, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta unsur pemerintah yang ada di Kecamatan Kepenuhan.
Dengan dimulainya pembangunan dan peningkatan kualitas 34 unit rumah tersebut, program kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung penataan kawasan permukiman yang lebih baik di Kabupaten Rokan Hulu.
