ROKAN HULU – Universitas Pasir Pengaraian (UPP) melalui Fakultas Ekonomi memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui Implementation Agreement (IA) tentang penempatan mahasiswa Program Studi Kewirausahaan untuk melaksanakan kegiatan magang di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Rokan Hulu.
Kerja sama ini menjadi salah satu langkah UPP dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung di lingkungan kerja pemerintahan.
Dalam dokumen kerja sama tersebut, penempatan mahasiswa magang diarahkan untuk memberikan pengalaman praktik kerja sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan dunia kerja. Mahasiswa juga diberikan kesempatan menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama mengikuti perkuliahan dalam situasi kerja yang nyata.

Dekan Fakultas Ekonomi UPP, Dr. Nurhayati, SE, M.Si, Rabu (7/10/2026) mengatakan bahwa kegiatan magang merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa. Menurutnya, pengalaman terjun langsung ke dunia kerja dapat membantu mahasiswa memahami bahwa kompetensi lulusan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kesiapan menghadapi persoalan dan dinamika di lapangan.
“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman nyata agar apa yang dipelajari selama perkuliahan dapat diimplementasikan dalam lingkungan kerja. Melalui kegiatan magang ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami tanggung jawab, kedisiplinan, komunikasi, serta bagaimana bekerja secara profesional,” ujar Dr. Nurhayati.
Ia menambahkan, Fakultas Ekonomi UPP akan terus mendorong terbangunnya kolaborasi dengan berbagai instansi maupun dunia usaha. Menurutnya, kemitraan semacam ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas wawasan sebelum benar-benar memasuki dunia kerja.

Sementara itu, Ketua Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi UPP, Nofriser, S.Sos., MM, menjelaskan bahwa program magang dirancang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman.
“Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai konsep kewirausahaan secara teori, tetapi juga perlu melihat secara langsung bagaimana sebuah organisasi atau instansi menjalankan pelayanan, administrasi dan tugas-tugasnya. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa dapat belajar mengenai tanggung jawab, kerja sama tim dan penyelesaian pekerjaan,” jelas Nofriser.
Menurutnya, melalui kerja sama dengan DPMPTSP Rohul, mahasiswa Program Studi Kewirausahaan akan memperoleh lingkungan pembelajaran yang berbeda dari suasana akademik di kampus.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan ditempatkan pada unit kerja sesuai kebutuhan dan kebijakan DPMPTSP. Mahasiswa juga akan memperoleh tugas dan pengalaman kerja sesuai bidang penempatan, dengan pendampingan dari dosen pembimbing UPP serta pembimbing lapangan dari pihak DPMPTSP.

Nofriser berharap mahasiswa yang mengikuti program tersebut mampu memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa yang lebih disiplin, bertanggung jawab, komunikatif dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja.
“Harapan kami, mahasiswa tidak hanya menyelesaikan kewajiban akademiknya, tetapi benar-benar mendapatkan pengalaman yang dapat menjadi bekal ketika nantinya memasuki dunia profesional maupun membangun usaha sendiri,” tambahnya.
Dari pihak Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Plt. Kepala DPMPTSP Rohul, Munandar, S.E., MM, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa di lingkungan pemerintahan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus memperkenalkan secara langsung mekanisme pelayanan publik kepada generasi muda.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Mahasiswa akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman praktik sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas unit kerja yang ada,” kata Munandar.
Ia menjelaskan, DPMPTSP memiliki ruang lingkup tugas yang berkaitan dengan pelayanan perizinan dan nonperizinan, penanaman modal atau investasi, serta pengawasan dan pengendalian investasi. Karena itu, lingkungan kerja DPMPTSP dinilai dapat memberikan wawasan yang cukup luas bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa yang menempuh pendidikan di bidang kewirausahaan.
Munandar menambahkan, selama mengikuti kegiatan magang, mahasiswa akan mendapatkan arahan dan tugas dari pihak DPMPTSP. Instansi juga akan menunjuk pembimbing lapangan serta melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan mahasiswa.
“Yang paling penting adalah mahasiswa mampu menjaga kedisiplinan, mengikuti aturan yang berlaku dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Kami berharap pengalaman selama magang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus menjadi bagian dari kontribusi kita dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Kerja sama tersebut juga mengatur adanya proses monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan magang. Penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain kedisiplinan, kehadiran, tanggung jawab, sikap, kemampuan bekerja sama serta pelaksanaan tugas mahasiswa. Hasil evaluasi nantinya dapat menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan kegiatan magang berikutnya.
Dalam kegiatan tersebut, dari pihak Universitas Pasir Pengaraian turut hadir Pembina Kemahasiswaan Program Studi, Andi Lesmana, S.E., M.M., serta Dosen Fakultas Ekonomi UPP, Januar Afrino, MM. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari dukungan Fakultas Ekonomi UPP terhadap pelaksanaan kerja sama dan kegiatan mahasiswa, khususnya dalam memastikan proses pembelajaran berbasis pengalaman dapat berjalan secara optimal.
Kehadiran unsur dosen dan pembina kemahasiswaan tersebut juga menunjukkan adanya keterlibatan pihak kampus dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani proses pengenalan terhadap lingkungan kerja. Dengan demikian, kegiatan magang tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan aktivitas akademik, tetapi juga diarahkan untuk memberikan pengalaman yang dapat membentuk sikap profesional mahasiswa.
Bagi UPP, kolaborasi dengan DPMPTSP Rohul diharapkan tidak berhenti pada kegiatan magang semata. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kelembagaan yang memberikan manfaat bagi kedua pihak, khususnya dalam mendukung pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan berbagai kegiatan lain yang dapat disepakati bersama.
Dengan adanya ruang belajar langsung di lapangan, mahasiswa Program Studi Kewirausahaan UPP diharapkan semakin siap menghadapi dunia kerja, memiliki pengalaman profesional sejak di bangku kuliah, serta mampu mengembangkan kemampuan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Kerja sama tersebut berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.
