28.2 C
Pekanbaru
Sabtu, 20 Juni 2026

UPP Gelar Seminar Nasional Anti Korupsi, Bangun Generasi Muda Berintegritas dan Berbudaya Melayu

ROKAN HULU – Universitas Pasir Pengaraian (UPP) menggelar Seminar Nasional Anti Korupsi dengan mengusung tema “Melayu Berbudaya, Muda Berkarya, Bersama Melawan Korupsi”. Kegiatan tersebut dipusatkan di Convention Hall Islamic Center Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, pada Sabtu (20/06/2026) mulai pukul 08.00 WIB.

Seminar nasional ini menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Pasir Pengaraian dalam menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan budaya anti korupsi kepada generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu yang diwakili oleh Safran, perwakilan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Wakil Rektor I UPP Lufita Nur Alfiah, SP., M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Komputer UPP, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UPP, para dosen, kepala lembaga, serta karyawan di lingkungan Universitas Pasir Pengaraian.

Seminar nasional ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Arif Eka Saputra, S.Pi. selaku Anggota DPD RI, Binsar Karyanto, S.T., CSFA., GRCP., Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau yang diwakili oleh drh. Myrto Handayani, S.E., M.M., serta Prof. Dr. Ali Yusri, M.S., dosen Universitas Riau.

Peserta seminar merupakan mahasiswa dari seluruh fakultas yang ada di Universitas Pasir Pengaraian. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga sesi diskusi berlangsung. Para mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait upaya pencegahan korupsi, peran generasi muda dalam membangun budaya integritas, serta tantangan pemberantasan korupsi di era modern kepada para narasumber.

Wakil Rektor I Universitas Pasir Pengaraian, Lufita Nur Alfiah, SP., M.Si., mengatakan bahwa seminar nasional ini merupakan langkah strategis kampus dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki moral dan integritas yang kuat.

“Melalui Seminar Nasional Anti Korupsi ini, Universitas Pasir Pengaraian ingin menanamkan kesadaran kepada mahasiswa bahwa korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral dan budaya. Generasi muda harus menjadi pelopor perubahan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam setiap aspek kehidupan,” ujar Lufita.

Ia menambahkan bahwa semangat tema Melayu Berbudaya, Muda Berkarya, Bersama Melawan Korupsi” mencerminkan pentingnya menggabungkan nilai-nilai budaya Melayu yang sarat dengan etika dan kearifan lokal sebagai benteng dalam mencegah perilaku koruptif.

“Budaya Melayu mengajarkan nilai amanah, kejujuran, dan rasa malu terhadap perbuatan yang merugikan orang lain. Nilai-nilai tersebut harus terus diwariskan dan diimplementasikan oleh generasi muda sebagai fondasi dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai bahaya korupsi sekaligus mendorong lahirnya agen-agen perubahan yang berani menyuarakan transparansi dan akuntabilitas di tengah masyarakat.

Melalui seminar nasional ini, Universitas Pasir Pengaraian menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga membangun generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan bangsa. Dengan kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat, semangat melawan korupsi diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang mengakar kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Temukan Kami

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru