RIAUPOSTING.NET | Rokan Hulu – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Perisai Negeri Seribu Suluk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi melalui penerimaan mahasiswa magang dari Fakultas Hukum Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Tahun Akademik 2026. Prosesi serah terima mahasiswa magang tersebut berlangsung pada Senin (20/7/2026) di Kantor YLBH Perisai Negeri Seribu Suluk.
Pada tahun ini, YLBH Perisai Negeri Seribu Suluk menerima sebanyak tiga orang mahasiswa Fakultas Hukum UPP untuk melaksanakan program magang. Kehadiran para mahasiswa diantarkan langsung oleh Dosen Fakultas Hukum UPP, Fitri Elfiani, S.H., M.H., selaku dosen pendamping lapangan.
Rombongan disambut hangat oleh Ketua YLBH Perisai Negeri Seribu Suluk, Jahlelawati, S.H., yang didampingi Pembina YLBH Amrizal, S.H., M.H., serta Advokat Muhamad Suhendri, S.H. Suasana penuh keakraban mewarnai prosesi penerimaan yang menjadi bagian dari keberlanjutan kerja sama antara dunia akademik dan lembaga bantuan hukum.
Ketua YLBH Perisai Negeri Seribu Suluk, Jahlelawati, S.H., Selasa (21/7/2026) menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan Fakultas Hukum UPP kepada lembaganya sebagai mitra pelaksanaan program magang.
“Kami menyambut baik kehadiran para mahasiswa magang ini. YLBH Perisai Negeri Seribu Suluk berkomitmen memberikan pendampingan dan pembelajaran secara maksimal sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di lembaga kami. Kami berharap para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata mengenai praktik bantuan hukum sehingga menjadi bekal yang berharga saat memasuki dunia profesi,” ujar Jahlelawati.

Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum UPP, Fitri Elfiani, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih atas kesediaan YLBH Perisai Negeri Seribu Suluk kembali menerima mahasiswa magang pada tahun ini.
Menurutnya, program magang merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik hukum secara langsung.
“Melalui program ini kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami aspek administratif, tetapi juga mampu meningkatkan kemampuan analisis hukum, etika profesi, keterampilan advokasi, serta memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat pencari keadilan. Kami juga berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya dari para advokat dan praktisi hukum di YLBH Perisai Negeri Seribu Suluk,” ungkap Fitri Elfiani.
Program magang yang telah memasuki tahun kedua ini merupakan bentuk sinergi antara Fakultas Hukum Universitas Pasir Pengaraian dengan YLBH Perisai Negeri Seribu Suluk dalam menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus pengalaman praktik di lapangan.
Selama menjalani masa magang, para mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran mengenai penanganan perkara, penyusunan dokumen hukum, pendampingan masyarakat, hingga mekanisme pemberian bantuan hukum secara langsung di bawah bimbingan para advokat dan paralegal YLBH Perisai Negeri Seribu Suluk.
Jahlelawati berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam mencetak lulusan Fakultas Hukum yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdikan diri kepada masyarakat.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga bantuan hukum merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia di bidang hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktik serta jiwa pengabdian kepada masyarakat. Semoga kerja sama ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan maupun pelayanan hukum kepada masyarakat,” tutup Jahlelawati.
