26.7 C
Pekanbaru
Selasa, 28 Juli 2026

Dekan FKIP UPP Kembali Harumkan Indonesia, Jadi Keynote Speaker Internasional Bersama Pakar dari Turki, Filipina, dan Malaysia

ROKAN HULU Prestasi akademik kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Pasir Pengaraian (UPP). Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPP, Assoc. Prof. Dr. Pipit Rahayu, M.Pd., kembali membawa nama UPP ke panggung internasional setelah dipercaya menjadi Keynote Speaker pada The 1st International Research & Engagement in Applied Linguistics and ELT (iREAL ELT) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Internasional Batam (UIB), Kamis (30/7/2026), secara daring.

Konferensi internasional tersebut mengusung tema “Bridging Research and Practice in ELT: Technology Integration, Curriculum Reform, and Language Learning in the Global Era”, yang menjadi wadah bagi para akademisi dan peneliti dari berbagai negara untuk mendiskusikan inovasi dalam pengajaran Bahasa Inggris, reformasi kurikulum, serta pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan.

Pada forum ilmiah bergengsi tersebut, Dr. Pipit Rahayu berdiri sejajar dengan sejumlah akademisi terkemuka dunia, di antaranya Prof. Dr. Ali Güneş dari Turki, Dr. Marlon S. Pontillas dari Filipina, Dr. Joanna Tan Tjin Ai dari Malaysia, Prof. Dr. Mujiono, M.Pd. dari Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), serta Dr. Pandu Prasodjo, M.Pd. dari Universitas Internasional Batam.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPP, Assoc. Prof. Dr. Pipit Rahayu, M.Pd
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPP, Assoc. Prof. Dr. Pipit Rahayu, M.Pd

Dalam paparannya, Dr. Pipit Rahayu memperkenalkan sekaligus memaparkan perkembangan terbaru PIPA Model (Persuasive Informative Presentation Assessment), sebuah inovasi model penilaian English Public Speaking berbasis teknologi web dan Android yang menjadi bidang kepakaran sekaligus hasil riset unggulannya.

PIPA Model mengintegrasikan Sandwich Feedback Method, yakni metode pemberian umpan balik yang menempatkan kritik konstruktif di antara dua apresiasi positif sehingga mampu menjaga motivasi, meningkatkan rasa percaya diri, serta mendorong peningkatan kemampuan berbicara peserta didik secara berkelanjutan.

Inovasi tersebut bukan sekadar konsep akademik. PIPA Model telah berhasil meraih dua kali Hibah Penelitian DRTPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, masing-masing pada tahun 2024 dan 2025. Platform ini dapat diakses secara gratis dan telah dimanfaatkan oleh dosen, mahasiswa, guru, hingga penyelenggara kompetisi pidato Bahasa Inggris. Selain itu, buku PIPA Model juga telah didistribusikan ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun luar negeri, termasuk Malaysia dan Thailand.

Rektor Universitas Pasir Pengaraian, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian internasional yang kembali diraih Dekan FKIP UPP.

“Kami sangat bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Dekan FKIP UPP sebagai Keynote Speaker dalam konferensi internasional ini. Kehadiran beliau bersama para pakar dari Turki, Filipina, Malaysia, dan Indonesia merupakan bukti bahwa kualitas riset serta kepakaran dosen Universitas Pasir Pengaraian semakin mendapat pengakuan di tingkat global. Ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menghasilkan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan memperluas jejaring kolaborasi internasional,” ujar Hardianto.

Sementara itu, Dr. Pipit Rahayu mengungkapkan bahwa kesempatan menjadi pembicara utama pada konferensi internasional merupakan amanah sekaligus tanggung jawab untuk memperkenalkan hasil riset Indonesia kepada komunitas akademik dunia.

“Forum internasional seperti ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk berbagi inovasi, memperkuat kolaborasi riset, sekaligus menunjukkan bahwa karya akademisi Indonesia mampu memberikan solusi bagi perkembangan pembelajaran bahasa Inggris di era digital. Semoga PIPA Model dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Konferensi The 1st iREAL ELT 2026 diselenggarakan secara terbuka dan gratis (free of charge) bagi akademisi, peneliti, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan dari berbagai negara.

Keikutsertaan Dr. Pipit Rahayu sebagai Keynote Speaker semakin menegaskan eksistensi Universitas Pasir Pengaraian sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, transformasi digital pendidikan, serta penguatan reputasi akademik Indonesia di tingkat internasional. Pencapaian ini juga menjadi bukti nyata komitmen UPP dalam mendorong dosen untuk terus berprestasi, menghasilkan inovasi, dan memperluas jejaring kolaborasi global demi meningkatkan kualitas pendidikan yang berdaya saing internasional.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Temukan Kami

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru