Rabu, 24 Juli 2024

Bupati Rohul Ikuti Arahan Presiden Tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia

PASIRPENGARAIAN – Bupati Kabupaten Rokan Hulu H.Sukiman ikuti arahan Presiden Joko Widodo langsung secara Virtual dari Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta, Selasa (24/5/2022). Secara serentak kepada Kepala Daerah Se Indonesia dalam arahan terkait Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia.

Tampak juga Wakil Bupati Rokan Hulu H.Indra Gunawan, Sekretaris Daerah Rokan Hulu M Zaki SSTP MSi, Serta Seluruh Pejabat Eselon II Dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo menekankan kepada seluruh Kepala Daerah dan pejabat di jajaran nya agar harus mengutamakan produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa.

Jangan sampai yang menjadi pilihan utama malah produk impor. Apalagi saat ini banyak ditemukan produk impor berkedok lokal. “Ini yang harus dihindari. Casing lokal dalamnya impor semua. Hati-hati dengan ini, hati-hati dengan ini,” katanya.

Menurut Presiden RI ini, perlu ada perhatian serius dari pejabat pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menanggulangi masalah tersebut. Pejabat di kementerian dan lembaga harus peka dan tidak mempersulit pengusaha lokal untuk berkembang, di antaranya dalam menetapkan SNI. Sebab setelah ada keringanan, maka produk yang muncul semakin besar.

“Dulu produk yang masuk e-katalog hanya 52 ribu. Baru berapa bulan, sekarang 300 ribu produk, akhir tahun harus 1 juta. Itu tugas kepala daerah, sekda, Kadin, HIPMI dan asosiasi pengusaha bersama-sama,” ujar Jokowi.

Dia mencontohkan sekarang pemerintah tidak lagi mewajibkan SNI untuk semua produk. Hanya produk yang berkaitan dengan keselamatan yang harus mengikutinya. “Contoh helm itu harus SNI bener kalau itu. Hal-hal yang berbahaya, seperti kabel SNI. Tapi batu bata masa minta SNI? Kapan bisa masuk e-katalog? Nggak mungkin. Logika kita kadang nabrak, nggak mungkin,” katanya geram.

Usai mengikuti arahan tersebut, Bupati Rohul, H Sukiman sampaikan kepada seluruh jajaran agar dalam pengadaan barang dan jasa untuk lebih mengutamakan produk lokal, begitu dengan pengadaan yang lainnya.

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru