PEKANBARU – Mahasiswi Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau rutin melaksanakan Program Tahsin Iqra’ Pagi di SD Al-Rasyid Pekanbaru. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Aluran di sekolah dasar.
Ketua PLP SD Al-Rasyid, Nursarifah Idris mengatakan, sebagai tempat pelaksanaan program ini,SD Al-Rasyid menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan melalui pelaksanaan Program Tahsin Iqra’ Pagi yang ditujukan bagi murid kelas 2.
Program ini fokus pada pembinaan kemampuan membaca Alquran bagi murid yang masih berada pada tahap Iqra’ dan memerlukan pendampingan lebih intensif. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Selasa, Rabu, dan Jumat pukul 07.15–07.45 WIB, sebelum jam pelajaran dimulai, sehingga tidak mengganggu kegiatan pembelajaran reguler. Dengan penyusunan kelompok kecil, pendampingan dapat diberikan secara lebih personal dan efektif kepada masing-masing siswa.
Pelaksanaan program ini, tambah Nursarifah, sejalan dengan visi SD Al-Rasyid, yaitu “Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia, Berilmu, dan Beramal,” serta merupakan implementasi nyata dari misi sekolah, khususnya dalam membangun lulusan yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.
Nursarifah Idris menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai solusi untuk mengejar ketertinggalan kemampuan membaca Alquran, sekaligus mempersiapkan anak didik siap memasuki pembelajaran Alquran secara penuh ketika naik ke kelas 3.
“Tujuan program ini dibuat karena sejalan dengan visi dan misi SD Al-Rasyid. Harapannya, saat mereka naik ke kelas 3, seluruh murid sudah siap memasuki tahapan pembelajaran Alquran dengan baik. Semoga langkah kecil ini membawa keberkahan besar dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan generasi masa depan yang berakhlak mulia, berilmu, dan beramal,” ungkap Nursarifah Idris.
Lebih lanjut dikatakannya, dengan dukungan guru khususnya Ustadz Ahmad Purnama SH, mahasiswa PLP yang terdiri dari Nursarifah Idris, Angel Dwiani, Afaf Ramadhani, Alifia Hilyati Salwa, dan Aisyawa Ramadani, serta lingkungan sekolah yang kondusif, tak terkecuali dua dosen Tarbiyah UIN Suska Riau Dr Yasnel MAg dan Hj Nurzena MAg, program Tahsin Iqra’ Pagi diharapkan terus memberikan manfaat jangka panjang dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dan berprestasi.***
