ROKAN HULU – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali melakukan penyegaran terhadap jajaran birokrasi. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, melantik dan mengukuhkan puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, mulai dari Pejabat Eselon II dan Eselon III, hingga Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Hall Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM, Ketua DPRD Rokan Hulu Hj. Sumiartini, Pj. Sekda Rokan Hulu Drs. H. Yusmar, M.Si, unsur Forkopimda, Rektor Rokania Desmelati, serta jajaran kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melakukan penataan dan penguatan organisasi pemerintahan, sekaligus mendorong peningkatan kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sembilan Pejabat Eselon II Dilantik
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak sembilan pejabat menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.
Mereka masing-masing yakni Andi Yanto, SH, MH sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP); Zul Fikri, ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); drg. Septien Asmarwiati, M.Kes sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Selanjutnya, Desmadiana, S.Sos, MM dipercaya sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim); Zulheri, SE, MM sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda); Simel Meri, SE, M.Si sebagai Kepala Bapperida; Abdurrochim, SE, M.Si sebagai Kepala BPKAD; Al Reza Ahyu, SE, M.Si, AK sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora); serta Sugesti, SE, M.Si sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Sejumlah Pejabat Eselon III Turut Dikukuhkan
Selain pejabat pimpinan tinggi pratama, sejumlah pejabat Eselon III yang menduduki posisi sekretaris maupun kepala bidang juga dilantik dan dikukuhkan.
Di antaranya Samsul Kamar, S.Hut, M.Si pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura; Firman Hendri, S.Hut pada Ketahanan Pangan dan Perikanan; Muzayyinul Arifin, ST, M.Si pada Bapenda; Zulfikar, SP pada Disperindag; Skandri Putra, ST pada DLH; Nelson, ST pada Perkim; Harianto, SP, MM pada Peternakan dan Perkebunan; Citra Perdana, ST, MT pada Bapperida; Resqi Rades, ST pada PUPR; Syafriadi, SE, M.Ap pada BKPP; Ayatullah, S.Sos, MM pada BPKAD; serta Mawardi, ST, MT pada Dispora.
Sementara itu, pejabat lainnya yang turut dilantik yakni Erfan Dedi Sanjaya, S.STP, M.Si sebagai Kabag Administrasi Pembangunan Setda; Hendra Afriadi, SH, M.Si sebagai Kabid Sarpras Dishub; Drs. Soeprapno sebagai Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD; Tetti Herawati, ST sebagai Kabid Perumahan Perkim; Hj. Desy Marlina, M.K.M sebagai Kabid KB.
Kemudian Boy Arta, S.IP sebagai Kabid Fasilitasi Keuangan dan Aset Desa DPMPD; Kuswarlan, S.Sos, MM sebagai Kabid Aset BPKAD; Wasino, ST, MM sebagai Kabid Bina Marga PUPR; Sawaluddin Rasyid Dly, ST sebagai Kabid Pengairan PUPR; Vivi Fernandes, ST sebagai Kabid Penataan Ruang PUPR; Rita Yulismawati, ST, MT sebagai Kabid Riset dan Inovasi Bapperida; Muhammad Rais, SH, MM sebagai Kabid Mutasi dan Promosi BKPP; serta Johan Wibowo, S.Hut, M.Si sebagai Kabid Perkebunan.
Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan jajaran Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas yang bertugas di berbagai wilayah Kabupaten Rokan Hulu.
Bupati Anton: Jabatan Bukan Sekadar Formalitas
Usai prosesi pengambilan sumpah jabatan, Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Namun, di balik ucapan tersebut, Anton juga memberikan penegasan agar seluruh pejabat mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, jabatan yang dipercayakan kepada seseorang bukan sekadar formalitas kedinasan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah, serta Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Tunjukkan loyalitas, integritas, disiplin, dan kemampuan bekerja secara nyata. Loyal itu bukan hanya kepada pimpinan, tetapi loyal kepada aturan, organisasi, pemerintah, dan kepentingan seluruh masyarakat Rokan Hulu,” tegas Anton.
Ia juga meminta para pejabat meninggalkan pola kerja yang pasif dan lamban. Menurutnya, aparatur pemerintah harus mampu bergerak cepat dalam membaca serta menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Anton menekankan agar pejabat tidak hanya menunggu instruksi dari pimpinan, tetapi harus memiliki keberanian untuk mengambil langkah dan mencari solusi sesuai kewenangan masing-masing.
“Jadilah pejabat yang proaktif, inovatif, dan mampu menyelesaikan persoalan. Jika ada masalah di tengah masyarakat, segera selesaikan. Jangan hanya melapor masalah ke pimpinan. Cari solusi, turun ke lapangan, dengarkan masyarakat, koordinasikan dengan pihak terkait, dan selesaikan,” ujarnya.
Tekankan Keberanian Mengambil Keputusan
Menutup arahannya, Bupati Anton mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak menjadikan jabatan sebagai tempat mencari kenyamanan.
Ia menegaskan, setiap jabatan memiliki konsekuensi berupa tanggung jawab dan tuntutan kinerja. Karena itu, pejabat dituntut berani mengambil keputusan sepanjang keputusan tersebut berada dalam koridor aturan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Jabatan bukanlah tempat untuk mencari kenyamanan, melainkan tempat untuk menunjukkan pengabdian. Jangan takut mengambil keputusan sepanjang keputusan tersebut benar, sesuai aturan, dan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan Bupati Anton agar momentum penyegaran birokrasi di lingkungan Pemkab Rokan Hulu benar-benar diikuti dengan perubahan pola kerja, peningkatan disiplin, serta pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
