24.7 C
Pekanbaru
Kamis, 6 Agustus 2026

Fakultas Pertanian UPP dan APKASINDO Riau Teken MoA di SIEXPO 2026

PEKANBARU Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian (UPP) terus memperluas jejaring kemitraan strategis guna mendukung pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APKASINDO Provinsi Riau dalam rangkaian kegiatan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 yang berlangsung di SKA Co-EX, Pekanbaru, pada 6–8 Agustus 2026.

Penandatanganan kesepakatan kerja sama dilakukan oleh Dekan Fakultas Pertanian UPP, Al Muzafri, M.Si, bersama Ketua DPW APKASINDO Provinsi Riau, KH. Suher. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat kolaborasi antara dunia akademik dan organisasi profesi petani kelapa sawit guna mendorong pembangunan perkebunan yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan.

MoA tersebut mencerminkan komitmen kedua institusi untuk membangun sinergi jangka panjang dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan kapasitas petani kelapa sawit di Provinsi Riau.

Dekan Fakultas Pertanian UPP, Al Muzafri, M.Si, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan industri, khususnya sektor perkebunan yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa, dosen, maupun masyarakat. Fakultas Pertanian UPP siap berkontribusi melalui riset, inovasi, dan pengabdian untuk mendukung peningkatan kualitas sektor perkebunan kelapa sawit di Riau,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW APKASINDO Riau, KH. Suher, mengapresiasi terjalinnya kemitraan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi petani sawit dengan perguruan tinggi sangat penting dalam menghadirkan inovasi dan solusi berbasis ilmiah yang dapat diterapkan langsung di lapangan.

Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak akan mengembangkan berbagai program bersama, di antaranya penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, penelitian terapan, program magang mahasiswa, seminar dan lokakarya, pendampingan masyarakat, hingga diseminasi inovasi serta teknologi di bidang pertanian dan perkebunan kelapa sawit.

Kerja sama tersebut juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antara dunia akademik dengan dunia usaha dan industri sehingga lulusan Fakultas Pertanian UPP memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan sektor perkebunan modern.

Penandatanganan MoA berlangsung di sela penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 yang mengusung tema “Kolaborasi, Inovasi, dan Resiliensi Industri Sawit”. Pameran dan konferensi yang digelar selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Agustus 2026, menjadi ajang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan industri sawit, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, organisasi petani, hingga penyedia teknologi.

Melalui momentum ini, Fakultas Pertanian UPP menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus berkontribusi dalam mendorong kemajuan industri kelapa sawit Indonesia yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Temukan Kami

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru