ROKAN HULU – Universitas Pasir Pengaraian (UPP), kampus kebanggaan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), masih membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik daerah maupun seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Hingga batas waktu 31 Agustus 2026, pendaftaran Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Tahun Akademik 2026–2027 masih terus berlangsung.
Rektor UPP, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, MPd, CPCT, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah pendaftar telah mencapai ratusan orang. Hal tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menempuh pendidikan di UPP.
“Berdasarkan data yang kami rangkum hingga hari ini, sudah ratusan Calon Mahasiswa Baru yang telah melakukan pendaftaran atau registrasi untuk kuliah di UPP,” ujarnya, Senin (27/04/2026).
Ia menjelaskan, para calon mahasiswa tersebut tersebar di 7 fakultas dengan total 19 program studi (prodi) yang tersedia. Dari jumlah itu, sebagian Camaba telah menyelesaikan proses pembayaran, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap administrasi.
“Meski demikian, penerimaan calon mahasiswa baru tahun ini masih tetap dibuka hingga 31 Agustus 2026,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menegaskan komitmen UPP dalam memberikan kemudahan akses pendaftaran bagi masyarakat. Orang tua maupun calon mahasiswa dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi kampus di pmb.upp.ac.id, atau dengan menghubungi dosen dan mahasiswa UPP, bahkan datang langsung ke sekretariat kampus.
“Orangtua tidak perlu bersusah payah. Cukup mendaftarkan anaknya melalui link yang telah kami sediakan, atau menghubungi pihak UPP, dan kami siap membantu hingga proses selesai,” jelasnya.
Adapun tujuh fakultas yang masih membuka pendaftaran di UPP meliputi Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Hukum, Fakultas Komputer, serta Fakultas Kesehatan.
Dengan berbagai kemudahan dan pilihan program studi yang tersedia, UPP terus berkomitmen menjadi perguruan tinggi unggulan dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu dan Indonesia secara umum.
