ROKAN HULU – Program Studi (Prodi) Kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian (UPP) hadir sebagai wadah pendidikan yang membekali mahasiswa dengan kemampuan mengidentifikasi, menciptakan, serta menerapkan ide, konsep, dan strategi baru dalam merencanakan, mengelola, hingga mengembangkan usaha dan bisnis secara inovatif.
Berbeda dengan pendekatan bisnis konvensional, penekanan utama kewirausahaan tidak hanya terletak pada aspek perencanaan dan pengelolaan usaha, tetapi lebih pada kemampuan mahasiswa dalam menemukan peluang, menciptakan nilai tambah, serta mengembangkan cara kerja, teknologi, dan produk baru yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Ketua Program Studi Kewirausahaan UPP, Nofriser, S.Sos., M.M, menjelaskan bahwa pendidikan kewirausahaan di UPP dirancang secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pembentukan karakter dan pola pikir mahasiswa.
“Pendidikan di Prodi Kewirausahaan UPP meliputi pembinaan karakter, pola pikir, perilaku, serta keterampilan mahasiswa yang diarahkan untuk mendukung kreativitas dan inovasi selama mengikuti perkuliahan,” ujar Nofriser saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/01/2026).
Ia menegaskan, dosen di lingkungan Prodi Kewirausahaan UPP secara konsisten membimbing mahasiswa agar memiliki mental wirausaha yang tangguh dan siap menghadapi tantangan dunia usaha.
“Di Kewirausahaan UPP, dosen selalu membina karakter, pola pikir, perilaku, dan keterampilan mahasiswa agar mampu mengembangkan kreativitas serta inovasi selama proses perkuliahan berlangsung,” paparnya.
Lebih lanjut, Nofriser menyampaikan bahwa Prodi Kewirausahaan UPP juga menyediakan berbagai jalur peminatan, seperti kewirausahaan sosial, pengelolaan bisnis berkembang, hingga perusahaan keluarga. Tantangan utama yang dihadapi mahasiswa, menurutnya, adalah kesiapan menghadapi dunia nyata yang kerap berbeda dengan teori akademik.
“Mahasiswa akan dihadapkan pada persaingan ide, proses tender, hingga perbedaan budaya dalam dunia usaha. Inilah tantangan nyata yang justru membentuk karakter wirausaha mereka,” jelasnya.
Keunikan jurusan kewirausahaan, lanjut Nofriser, terletak pada peluang mahasiswa untuk langsung memiliki dan menjalankan usaha sendiri, bahkan sejak masih menempuh pendidikan.
“Hal yang paling unik dari jurusan kewirausahaan adalah mahasiswa bisa langsung memiliki usaha sendiri ketika sedang atau setelah menempuh pendidikan. Banyak mahasiswa kami yang sudah menjalankan bisnis selama masa kuliah. Jadi, silakan memilih jurusan ini jika memang memiliki minat dan bakat di bidang wirausaha,” terangnya.
Selain pembentukan karakter dan mental wirausaha, mahasiswa Prodi Kewirausahaan UPP juga dibekali berbagai pengetahuan dan keahlian, di antaranya kemampuan berpikir detail, mendeskripsikan ide bisnis, komunikasi efektif, kerja sama tim, serta kemampuan riset dan analisis usaha.
Adapun mata kuliah yang ditempuh mahasiswa Prodi Kewirausahaan UPP meliputi Pendidikan Pancasila, Bank dan Lembaga Keuangan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Pengantar Bisnis, Budaya Melayu Riau, Kreativitas dan Inovasi, Ilmu Ekonomi, Entrepreneurial Pemasaran, Matematika Ekonomi, Pendidikan Agama, Analisis Laporan Keuangan, Teknologi, Periklanan, Etika Komunikasi Bisnis, Perilaku Organisasi, Kepemimpinan, hingga Studi Kelayakan Bisnis.
Dengan kurikulum tersebut, Prodi Kewirausahaan UPP optimistis mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja melalui usaha mandiri yang berdaya saing.
