Sabtu, 25 Mei 2024

Satreskrim Polres Rohul Ungkap Misteri Penemuan Mayat di Kebun Sawit 

PASIRPENGARAIAN – Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu bersama jajaran Polsek Kepenuhan berhasil mengungkapkan Misteri di balik penemuan mayat seorang pria di kebun sawit milik warga di Kelurahan Kepenuhan, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu Riau, pada Rabu (22/2/2023) lalu, akhirnya terjawab.

Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Rohul AKP D Raja Napitupulu SIK didampingi Kapolsek Kepenuhan Iptu Anra Nosa SH MH dan Kanit Pidum Polres Rohu serta jajaran melalu pres release, Senin (27/02/2023) pukul 10.00 WIB di Mako Polres Rohul bahwa dari hasil pengembangan, polisi berhasil menetapkan 3 orang tersangka dengan peran yang berbeda. Ketiganya adalah PA (26 tahun), YY ( 28) dan BP (36).

“PA seorang perempuan yang merupakan pelaku utama, YY juga seorang perempuan yang merupakan saudara PA dan BP adalah seorang laki-laki yang merupakan kawanya YY,” papar Kasat Reskrim Polres Rohul.

“Ketiganya sudah kita tetapkan sebagai tersangka dengan peran yang berbeda. PA sebagai pelaku kematian Ponti (61), sementara YY dan BP kita jadikan sebagai tersangka pencurian dengan kekerasan,” sambung AKP D Raja didampingi Kapolsek Kepenuhan, Iptu Anra Nosa SH, KBO Sat Reskrim, Iptu Hendra Sitorus, SH, Kanit Pidum Ipda Abdau Wardiyoso STrK, Kasubsi Si Humas Aipda Mardiono Pasda SH.

Lanjutnya, kronologi kejadian adalah bermula adanya komunikasi antara PA dengan Ponti Muliyanto melalui ponsel gengam untuk bertemu di salah satu kebun sawit milik warga setempat. Setelah sampai di lokasi tersebut, korban yang berprofesi sebagai penjual ayam potong itu meminta kepada tersangka PA agar melakukan hubungan badan layaknya suami istri dan berjanji akan memberikan uang kepada PA sebesar satu juta lima ratus ribu rupiah untuk membayar hutang PA.

“Jadi tersangka ini posisiya di bawah dengan posisi berbaring, sementara korban PM berada di atas. Usai melakukan hubungan badan, korban merasa kelelahan hingga pingsan serta mengeluarkan busa dari mulutnya. Karena ketakutan, tersangka pun langsung meninggalkan korban. Jadi dugaan kita, korban ini meninggal karena kehabisan oksigen. Dan itu sesuai juga dengan pernyataan dokter,” jelas AKP D Raja.

“Bahkan, sebelum meninggal, korban PM ini menimpa badan PA. Sehingga terangsaka dengan sekuat tenaganya langsung mendorong tubuh korban dengan cara menyentuh bagian arah leher hingga terjatuh,” sambungnya.

Setelah itu, lanjut Kasat Reskrim, tersangka PA ini langsung memakaikan celana PM dan langsung pulang ke rumah menemui kakak kandungnya YY serta menceritakan kronologi yang terjadi di kebun sawit di belakang Pasar Minggu Kota Tengah tersebut.

“Jadi setelah PA menceritakan ke YY, tersangka YY ini langsung menghubungi tersangka BP dan selanjutnya YY menjemput BP. Selanjutnya mereka berdua langsung mencari korban PM, dan akhirnya berhasil menemukan lokasi serta sepeda motor Honda Beat milik korban,” jelas Kasat.

Ia menambahkan, sesampainya di TKP, BP mengambil handphone korban yang sampai sat ini belum ditemukan.

“Jadi setelah membawa ponsel korban, BP ini juga memabwa sepeda motor milik PM ke arah Boter, Pasir Pengaraian,” terang Kasat.

Untuk diketahui, pada Rabu (22/2/2023) lalu, seorang warga yang hendak mencari brondol buah sawit menemukan sesosok mayat pria yang sudah membusuk di kebun sawit milik warga dalam kondisi telentang.

Mayat itu terkahir diketahui bernama Ponti Muliyanto, yang berprofesi sebagi penjual ayam potong di Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Rokan Hulu.

Barang Bukti yang telah berhasil diamankan Polres Rohul dari hasil pengungkapan tersebut berupa tiga unit sepeda motor, pakaian korban, dan ponsel genggam sebanyak dua unit. Kepada tersangka dijerat Pasal 338 KUHP junto Pasal 365 KUH Pidana Ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru