Rabu, 19 Juni 2024

Isak Tangis Paskibra dan Pedagang Pecah Saat Brigadir Harry Guntara Melontarkan Kata Perpisahan

PASIRPENGARAIAN – Isak tangis petugas paskibraka dan pedagang di Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), pecah pasca mendengarkan kata-kata perpisahan dari Brigadir Harry Guntara di kegiatan perpisahan usai upacara penyimpanan bendera merah putih di HUT Kemerdekaan RI 77 tahun 2022.

Kenapa tidak, dimana pada saat Brigadir Harry Guntara Melontarkan kata perpisahan kepada petugas anggota paskibraka di Kecamatan Ujungbatu penuh dengan Isak tangis sehingga suasana disekitar masjid syuhada Ujungbatu pada saat itu Penuh dengan rasa haru.

Brigadir Harry dalam sambutannya atau kata-kata perpisahan itu menyampaikan pesan kepada seluruh anggota paskibraka tetap menjadi pribadi yang rendah hati, ingat kepada Sang Pencipta, sayang kepada orangtua, hormat kepada masyarakat tanpa memandang status sosial.

“Selain itu kami juga berpesan kepada 46 petugas paskibraka agar dapat menjaga diri dari Kemajuan tekhnologi dan Menjauhi diri dari bahaya Narkoba, serta yang terpenting tetap menjaga kekompakan dan tetap melakukan silaturahmi,” tutur Brigadir Harry Guntara kepada Riauposting.id, Kamis (25/08/2022) petang.

Kemudian Brigadir Harry Guntara menjelaskan, bahwa pada saat pelaksanaan upacara penaikan bendera sangsaka merah putih di HUT Kemerdekaan RI 77 maupun upacara penyimpanan sangsaka merah putih di komplek masjid syuhada Ujungbatu berlangsung khidmad.

“Pada saat Upacara Penaikan dan penyimpanan bendera merah putih berlangsung sangat Hikmad, seolah-olah menghipnotis seluruh peserta upacara yang hadir dengan posisi berdiri tegap, begitu pula pedagang disekitar lokasi Kompleks Masjid Syuhada sejenak tidak melakukan jual beli sambil hormat saat pengibaran sangsaka Merah Putih oleh anggota Paskibra,” jelas personil Polsek Ujungbatu itu.

Diakhir moment Brigadir Harry Guntara sambil menangis menyampaikan, Qoustes untuk anak Paskibra yang akan terngiang-ngiang sampai Kapanpun.

“Tugas kita sebagai pasukan paskibraka telah usai, namun cerita kita ditempat ini tidak akan pernah habis sampai kapanpun,” ucapnya.

Sementara itu, Danton Paskibraka, Jefri dengan penuh Isak tangis mengatakan, bahwa 46 anggota paskibraka sangat sayang kepada pelatih dan tidak rela perpisahan ini terjadi, karena para pelatih sudah dianggap orangtua.

“Mereka bukan hanya melatih Paskibra untuk Kami, akan tetapi mereka banyak memberi motivasi serta Pengalaman Hidup kepada kami, banyak hal yang kami dapatkan dari mereka yang kami yakini bahwa kami tidak akan mendapatkan hal tersebut dari tempat lain, Kami juga akan mengaplikasikan apa-apa saja yang sudah disampaikan Pelatih kepada kami,” paparnya sambil meneteskan air mata.

Diketahui, anggota paskibraka Ujungbatu berjumlah 46 orang yang terdiri dari siswa SLTP dan siswa SLTA yang ada di Kecamatan Ujungbatu.

Sedangkan sebagai pelatih 46 anggota paskibraka itu terdiri dari unsur Polri diantaranya, Aiptu Rudi Karmani SH MH dan Brigadir Harry Guntara. Sedangkan dari unsur TNI diantaranya, Serma Herman dan Serda Musriadi.

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru