Sabtu, 25 Mei 2024

Menuju Mandiri Ekonomi, Dosen UPP Beri Pelatihan Digitalpreneur Karang Taruna Muda Mandiri

PASIRPENGARAIAN – Dosen  adalah  salah  satu  komponen  esensial  dalam  suatu  sistem  pendidikan  di  perguruan tinggi. Tugas utama dosen adalah melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian terhadap masyarakat. dalam hal pengabdian kepada masyarakat, dosen Universitas Pasir Pengaraian (UPP) baru-baru ini memperoleh hibah dari Kemendikbudristek Tahun Anggaran 2021 melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat Stimulus (PKMS).

Tim PKMS terdiri dari dua orang dosen Program Studi Pendidikan Matematika yang diketuai oleh Ratri Isharyadi, M.Pd dan anggota Riska Novia Sari, M.Pd dan dibantu dua orang mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Biologi dan Program Studi Olahraga dan Kesehatan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Masda Makmur, Kecamatan Rambah Samo, Rokan Hulu dengan mengangkat judul kegiatan “PKMS Digitalpreneur di Karang Taruna Muda Mandiri, Desa Masda Makmur”.

“Kemandirian ekonomi Karang Taruna saat ini adalah suatu keharusan. Hal ini sesuai dengan tujuan Karang Taruna berdasarkan Permensos 25 Tahun 2019 yaitu mengembangkan jiwa dan semangat kewirausahaan sosial generasi muda menuju kemandirian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial. Sehingga keberadaan Karang Taruna seharusnya dapat menjadi garda terdepan dalam pembangunan desa. Kemandirian ekonomi di karang taruna muda mandiri, desa masda makmur saat ini masih belum tercipta. Kompetensi yang menunjang kemandirian ekonomi masih kurang, meskipun sebenarnya memiliki potensi. Sehingga kebutuhan pendanaan untuk kegiatan karang taruna saat ini masih membutuhkan bantuan dari warga,” Ungkap Ratri Isharyadi.

Berawal dari permasalahan tersebut, maka dirancang program pelatihan digitalpreuner. Anggota karang Taruna Muda Mandiri akan diberi pelatihan bagaimana menciptakan produk desain grafis. Pelatihan dimulai dengan bagaimana cara membuat produk desain dengan software Adobe Photoshop berupa produk desain undangan cetak, kartu ucapan, dan undangan digital. Selanjutnya, akan diberi pelatihan bagaimana memasarkan produk digital, baik dengan cara offline, maupun dengan cara online. Untuk pemasaran online, karang taruna akan diberi pengetahuan tentang bagaimana mengelola akun bisnis, baik facebook atau Instagram, serta cara memaksimalkan akun tersebut melalui fitur iklannya.

Pada tahap awal telah dilakukan Focus Group Discussion (FGD) antara Tim PKMS dengan karang taruna beserta perangkat desa Masda Makmur pada Rabu (26/05/2021). Dalam sambutannya, ketua karang taruna Bapak Sugeng Subagyo, S.Pd mengapresiasi kegiatan pelatihan digitalpreneur ini dan berharap dapat meningkatkan kompetensi anggota karang taruna terutama dalam pemanfaatan IPTEK.

“Saya sangat berterimakasih atas adanya kegiatan ini, dimana karang taruna masih minim ilmu tentang IPTEK dan berharap rekan-rekan yg ikut serta dalam pelatihan ini agar dapat memanfaatkan ilmu nya dan menggunakan ilmunya untuk  membangun karang taruna ini agar menjadi lebih baik dan lebih maju kedepannya dan bisa memajukan desa kita desa masda Makmur,” Katanya.

Setelah proses FGD maka dilanjutkan pelatihan tatap muka pada bulan Juni lalu sebanyak 4 kali pertemuan dengan menggunakan protokol Kesehatan, Selain itu juga disediakan ruang untuk berdiskusi melalui Grup Whatsapp. Adapun peserta kegiatan yaitu 10 orang anggota karang taruna. Setelah mengikuti pelatihan, peserta sudah memiliki kompetensi mendesain undangan pernikahan. Selanjutnya, diharapkan produk desain tersebut memiliki pasar yang luas dan minim resiko. Salah satu usaha yang dilakukan yaitu dengan membuat akun bisnis, baik di Facebook maupun Instagram.

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru